pengemis ngesot berawal dari penyakit karena tidak mampu berobat

Administrator 22 November 2017 12:09:40 WIB

jurnalis warga.com, zulakrnain-22/11/2017

beda pengemis beda cerita,satu diantaranya kisah pengemis bernama,abdul mutholib alias nasib. dia sempat menjadi hbahan pembicaraan di media sosial karena meminta minta dengan caraberjalan ngesot,bagaimana sebenarnya dirinya jurnalis warga juga menelusuri pengemis yang sering beraksi dijumalah pasar di tebing tinggi .

ia adlah yang saat mengemis selalu mengenakan kopiah dan berjalan dengan cara ngesot.pria berusia sekitar 55 tahun ini mengaku terpaksa mengemis karena tidak ada kerjaan lain, pria asal dolok merawan tinggal di sebuah gubuk reok pekan dolok merawan. saat jurnalis warga datang menemuinya nasib tampak seger setelah selsai mandi, namun terkait kondisi fisiknya naseb bersumpah dia tidak bisa berjaan,ia juga mengaku terpaksa mengemis untuk mencukupi kehidupannya,

naseb memmutuskan untuk mengemis setalah kakinya amputasi karena sakitgula sekira 5 tahun yang lalu dikarenakan penyakit tersebut sudah tidak bisa lagi terobati sehingga harus di amputasi.p

pasca kejadian tersebut menghabiskan waktunya menghabiskan hari harinya  untuk melamun dan merenungi meratapi nasib, selanjutnya ketimbang meratapi nasib,saya putuskan buat mengemis,ujar pria yang mengaku punya istri dan dua orang anak.

nasib mengaku saat ramai dia mampu mengantongi Rp 100.000 dalam sehari beroperasi,jika perolehannya dihitung 30 hari kerja sebulan ,maka yang diperoleh nasib bisa mencapai 4,5 jt tiap bulannya.namun kalau benar benar apes dalam sehari dia mungkin hanya membawa uang RP 35.000,dengan pendapatan tersebut Nasib harus pintar mengatur keangan agar bisa mencukupi kebutuhan sehari hari,ditempat ini Nasib tinggal bersama istri dan anak anaknya.kondisi fisik Nasib sekarang ini tidak serta merta membuat oang hibah ia bahkan sering mendapat perlakuan tidak senonoh dari pengunjung dan pedagang pasar tempat ia mengais rezki.mereka juga menduga jalan ngesot yang dilakukan hanyalah bagian dari triknya agar orang berbelas kasihan. tpi smua itu dijalaninya dengan lapang dada, yang lebih mengharukan lagi setelah awak jurnalis warga meninjauvlangsung kekediaman beliau ternyata istri dari bapak Nasib tersebut mengalamai juga kelumpuhan kaki dan cacat mata,

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Dolok Merawan

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung